Klasifikasi keparahan gagal jantung kronik
Sumber utama: The Criteria Committee of the NYHA, 1994. Revised by AHA 2023
Kelas fungsional NYHA (New York Heart Association) adalah skala standar untuk menilai keparahan klinis gagal jantung kronik. Digunakan sejak 1928, revisi terakhir 1994. Membagi pasien menjadi 4 kelas fungsional berdasarkan derajat keterbatasan aktivitas fisik.
Kelas I: aktivitas fisik biasa tidak menimbulkan gejala. Kelas II: keterbatasan ringan — aktivitas biasa disertai sesak napas, kelelahan, atau palpitasi. Kelas III: keterbatasan bermakna — gejala muncul saat aktivitas minimal, kondisi baik saat istirahat. Kelas IV: gejala saat istirahat; setiap aktivitas memperburuk keluhan.
Skala bersifat subjektif, namun ini justru keunggulannya: korelasi dengan prognosis dan kualitas hidup lebih tinggi dibanding parameter objektif (fraksi ejeksi ventrikel kiri, NT-proBNP) bila digunakan tunggal. Pedoman ESC 2021 menggunakan NYHA sebagai kriteria kunci untuk pengambilan keputusan: indikasi ICD/CRT, eskalasi terapi (penambahan inhibitor SGLT2, sakubitril/valsartan), rujukan untuk transplantasi.
Pilih kelas fungsional berdasarkan derajat keterbatasan aktivitas fisik yang dialami pasien dalam 1 bulan terakhir. Tanyakan aktivitas spesifik sehari-hari (naik tangga, berjalan, aktivitas rumah tangga) untuk meningkatkan objektivitas penilaian.
Laki-laki 62 tahun, penyakit jantung koroner, gagal jantung dengan fraksi ejeksi berkurang (35%). Saat naik tangga ke lantai 2 mengalami sesak napas berat, harus berhenti. Tidak sesak saat istirahat, tidur dengan 1 bantal. NT-proBNP 1800 pg/mL.
Gejala saat naik 1 lantai = keterbatasan bermakna, namun kondisi normal saat istirahat → Kelas III.
Gagal jantung fraksi ejeksi berkurang Kelas III. Tatalaksana: optimalisasi kuadroterapi (ACE inhibitor/ARNI + beta-blocker + MRA + inhibitor SGLT2 dalam dosis maksimal yang dapat ditoleransi). Bila tetap Kelas III–IV dengan terapi optimal dan QRS > 130 ms dengan LBBB — diskusikan CRT. Bila fraksi ejeksi ≤ 35% — pertimbangkan ICD untuk pencegahan primer kematian jantung mendadak.
Skor dan rumus tervalidasi dengan interpretasi lengkap, contoh klinis, dan referensi sumber. Akses terbuka, tanpa registrasi.
65+ kalkulator · skor dan rumus · interpretasi dengan catatan tata laksana