Kalkulator klinis dan skor gratis untuk dokter dan mahasiswa kedokteran · Lihat semua kalkulator
← Semua kalkulator dan skor
Kardiologi

Kalkulator Aksis Listrik Jantung (QRS Axis)

Menentukan aksis QRS berdasarkan amplitudo di sadapan I dan aVF

Sumber utama: Bayés de Luna A. Clinical Electrocardiography, 4th ed. 2012

Tinjauan klinis terakhir: 28.04.2026

Perhitungan online

Jumlah aljabar QRS di sadapan I
Tinggi R dikurangi kedalaman S dan Q (dalam mm atau mV — yang penting satuannya sama). Angka positif berarti R lebih dominan
mm
Jumlah aljabar QRS di sadapan aVF
Tinggi R dikurangi kedalaman S dan Q di sadapan aVF
mm

Tentang skor ini

Aksis listrik jantung (QRS axis) adalah arah rerata vektor depolarisasi ventrikel pada bidang frontal. Ditentukan berdasarkan perbandingan polaritas kompleks QRS di sadapan I dan aVF (atau I dan III) pada EKG standar.

Normal: −30° hingga +90° (normogram). Deviasi aksis ke kiri (−30° hingga −90°) dijumpai pada hipertrofi ventrikel kiri, blok fasikular anterior cabang kiri, perubahan terkait usia, obesitas. Deviasi ke kanan (+90° hingga +180°) dijumpai pada hipertrofi ventrikel kanan (cor pulmonale, emboli paru, penyakit jantung bawaan), blok fasikular posterior cabang kiri. Deviasi ekstrem (northwest axis) sangat jarang.

Cara sederhana: QRS positif di sadapan I dan II → aksis normal; positif di I, negatif di II, III, aVF → deviasi kiri; negatif di I, positif di aVF → deviasi kanan.

Kapan digunakan

Rincian parameter

Jumlah aljabar QRS di sadapan I

Hitung amplitudo bersih QRS di sadapan I: ukur tinggi gelombang R (mm), kurangi kedalaman gelombang S dan Q. Jika R dominan, hasilnya positif; jika S dominan, hasilnya negatif.

Jumlah aljabar QRS di sadapan aVF

Hitung amplitudo bersih QRS di sadapan aVF dengan cara yang sama: R dikurangi (S + Q). Sadapan aVF mewakili sumbu vertikal (+90°).

Contoh klinis

Kasus

Pasien laki-laki 58 tahun dengan PPOK dan cor pulmonale kronis. EKG: di sadapan I kompleks QRS negatif (pola rS), di III dan aVF positif dominan (pola Rs).

Perhitungan

I (−) + aVF (+) → deviasi aksis ke kanan (+90° hingga +180°).

Interpretasi dan tata laksana

Deviasi aksis ke kanan. Pada pasien PPOK, ini merupakan tanda khas cor pulmonale kronis — hipertrofi dan beban berlebih ventrikel kanan. Tambahan: periksa P-pulmonale di sadapan II, rasio R/S > 1 di V1, inversi T di V1–V3. Ekokardiografi untuk menilai tekanan arteri pulmonalis dan fungsi ventrikel kanan.

Keterbatasan dan perhatian

Pertanyaan yang sering diajukan

Dari sudut berapa dimulai 'deviasi aksis'?
Deviasi kiri dimulai dari −30°. Deviasi kanan dari +90°. Antara −30° dan +90° adalah rentang normal.
Apa arti kompleks isoelektrik di sadapan I?
Aksis tegak lurus terhadap sadapan I, yaitu mendekati +90° atau −90°. Arah ditentukan dari aVF: (+) → +90°, (−) → −90°.
Bagaimana membedakan blok fasikular anterior dari hipertrofi ventrikel kiri?
Blok fasikular anterior: sudut kiri > −45°, pola qR di I dan aVL, rS di II, III, aVF; QRS biasanya < 120 ms. Hipertrofi ventrikel kiri: gunakan kriteria Sokolow-Lyon atau Cornell.
Mengapa perlu menentukan aksis pada emboli paru?
Beban akut ventrikel kanan dapat menyebabkan deviasi aksis ke kanan mendadak (pola S₁Q₃T₃). Mendukung diagnosis, tetapi bukan tanda spesifik maupun sensitif.

Semua kalkulator klinis dalam satu tempat

Skor dan rumus tervalidasi dengan interpretasi lengkap, contoh klinis, dan referensi sumber. Akses terbuka, tanpa registrasi.

65+ kalkulator · skor dan rumus · interpretasi dengan catatan tata laksana

АА
Aleksandr A. Aulov Dokter, penyakit dalam, Sechenov School — platform pendidikan kedokteran independen. Kalkulator disusun dari publikasi asli dan panduan klinis terkini. Ambang batas interpretasi mengikuti studi sumber kecuali dinyatakan lain.
Kalkulator ini ditujukan untuk tenaga kesehatan profesional. Jangan gunakan untuk diagnosis diri atau pengobatan sendiri. Keputusan tata laksana dibuat oleh klinisi yang merawat berdasarkan gambaran klinis lengkap dari masing-masing pasien.